Appnia

Tentang Appnia

APPNIA didirikan untuk menggalang partisipasi aktif industri dalam mengimplementasikan WHO CODE dan Peraturan Kementerian Kesehatan No. 240/Menkes/Per/1985.

APPNIA terdiri dari 10 perusahaan yang memproduksi dan/atau mengimpor produk gizi untuk ibu dan anak Indonesia

  1. Abbott Products Indonesia 
  2. Fonterra Brands Indonesia
  3. Frisian Flag Indonesia
  4. Indofood CBP Sukses Makmur
  5. Mead Johnson Indonesia
  6. Nestlé Indonesia
  7. Nutricia Indonesia Sejahtera
  8. Kalbe Nutritionals
  9. Sarihusada Generasi Mahardhika
  10. Wyeth Nutrition Sduaenam

 

Visi

APPNIA diakui sebagai asosiasi yang dinamis dan kredibel di tingkat nasional dan internasional, bermitra dengan pemerintah dan pihak terkait untuk secara aktif mendukung  peningkatan status gizi dan kesehatan ibu dan anak di Indonesia. 

 

Misi

 Misi kami adalah:

  • Secara aktif mendukung program nasional pemberian ASI eksklusif untuk bayi 0-6 bulan.
  • Memastikan semua anggota APPNIA mematuhi peraturan yang berlaku di Indonesia dan WHO code tentang pemasaran pengganti ASI.
  • Menyediakan produk bergizi dan berkualitas sesuai dengan standar keamanan pangan yang berlaku. 
  • Secara aktif bermitra dengan pemerintah dan pihak terkait lainnya dalam hal perbaikan gizi dan kesehatan ibu dan anak. 

 

Sejarah

APPNIA awalnya didirikan dengan nama APMB (Asosiasi Produsen Makanan Bayi) pada 10 Juni 1992 sebagai inisiasi bersama dari Direktorat Jenderal Nutrisi dan Farmasi, Departmen Kesehatan, dan Menteri Urusan Negara Peranan Wanita. 

Nama organisasi kemudian diubah menjadi Asosiasi perusahaan Produk Bernutrisi untuk Ibu dan Anak atau APPNIA pada tanggal 9 Agustus 2011. Hal ini dilatarbelakangi oleh berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pangan. 

Program

Sejalan dengan visi dan misi asosiasi, tujuan utama kami adalah memperkuat jaringan antar pihak-pihak terkait untuk meningkatkan status gizi bangsa, khususnya pada ibu dan anak.

Target strategis kami adalah:

  • Memperkuat organisasi dan struktur APPNIA untuk menjadi asosiasi yang kredibel dan dinamis.
  • Berkomitmen untuk berpartisipasi aktif dalam program terintegrasi untuk mensukseskan program ASI eksklusif dengan mematuhi international code of marketing of breast-milk substitutes dan peraturan pemerintah yang ada dengan melaksanakan internal monitoring.
  • Berkomitmen memproduksi dan/atau menyediakan produk bergizi untuk ibu dan anak sesuai dengan standar internasional dan nasional.
  • Berkomitmen membantu peremintah dalam mengatasi masalah gizi pada ibu dan anak.

Untuk mencapai target-target tersebut, kami menyusun program strategis dan rencana aksi sebagai berikut:

1. Memperkuat organisasi

Audiensi — Secara aktif kami membangun hubungan yang baik dengan pererintah dan pihak-pihak terkait dengan mengadakan audiensi kepada Kementerian Kesehatan, Kementerian Perindustrian, BPOM, dan organisasi-organisasi profesi seperti IDAI, IBI, PERSAGI, PERGIZI PANGAN, POGI, PATPI, dan sebagainya.

Nota Kesepakatan dengan Organisasi Profesi  Kami telah menandatangani nota kesepakatan dengan IBI untuk menyeleggarakan pelatihan Manajemen Laktasi. Nota kesepakatan tersebut ditandatangani pada tanggal 28 Januari 2013 oleh mantan ketua umum IBI (Alm) Dr. Harni Kusno dan Ketua Umum APPNIA Stephen King.

Mendukung Agenda Pendidikan dan Ilmiah  Kami mendukung IDAI dalam acara PIT IKA (Pertemuan Ilmiah Tahunan Ilmu Kesehatan Anak). Acara ini diselenggarakan oleh IDAI pada tanggal 7-9 Oktober 2013 di Solo, Indonesia.

Terlibat dalam Penyusunan Peraturan Pemerintah  Kami terlibat secara aktif dalam penyusunan peraturan pemerintah dengan memberikan masukan dari dunia industry.

 

2. Mendukung Penerapan ASI Eksklusif

Internal Monitoring  melaksanakan internal monitoring berkelanjutan untuk memantau pelaksanaan WHO Code dan peraturan nasional (PP No. 33 tahun 2012 dan Permenkes NO. 39 tahun 2013) mengenai pemasaran susu formula.

Sosialisasi Good Retailer Practices (GRP) Untuk menciptakan kesadaran peritel dan meminimalisasi pelaggaran WHO Code dan PP no. 33 tahun 2012 di tingkat peritel, kami bekerja sama dengan APRINDO (Asosiasi Peritel Indonesia) dan BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) menyelenggarakan sosialisasi Good Retailer Practices (GRP). Sosialisasi ini dilaksanakan pada tanggal 24 Juli 2012 bertempat di Hotel Borobudur, Jakarta. 


3. Peningkatan Kualitas, Gizi, dan Keamanan Pangan Produk

Pengembangan Standar Produk Bersama PERSAGI, kami mendukung Kementerian Kesehatan dalam penyusunan standar Susu Anak 1-3 tahun. Kegiatan yang akan dilaksanakan selajutnya adalah penyusunan standar Susu Anak 4-9 tahun.

Seminar Kualitas, Gizi, dan Keamanan Pangan  Kami tengah merencanakan kerja sama dengan ISDI (International Special Dietary Food Industries) untuk menyelenggarakan seminar menganai pengetahuan terbaru mengenai zat gizi, zat non-gizi, dan keamanan pangan untuk meningkatkan mutu produk anggota-anggota APPNIA.


4. Pengurangan Masalah Gizi Ibu dan Anak

Bekerja sama dengan pemerintah dan pemangku kepentingan terkait untuk mengurangi kurang gizi.
Bekerja sama dengan pemerintah dan pemangku kepentingan terkait untuk mengatasi bencana alam.

Memperkuat organisasi

Audiensi — Secara aktif kami membangun hubungan yang baik dengan pererintah dan pihak-pihak terkait dengan mengadakan audiensi kepada Kementerian Kesehatan, Kementerian Perindustrian, BPOM, dan organisasi-organisasi profesi seperti IDAI, IBI, PERSAGI, PERGIZI PANGAN, POGI, PATPI, dan sebagainya. Nota Kesepakatan dengan Organisasi Profesi — Kami telah menandatangani nota kesepakatan dengan IBI untuk menyeleggarakan pelatihan Manajemen Laktasi. Nota kesepakatan tersebut ditandatangani pada tanggal 28 Januari 2013 oleh mantan ketua umum IBI (Alm) Dr. Harni Kusno dan Ketua Umum APPNIA Stephen King. Mendukung Agenda Pendidikan dan Ilmiah — Kami mendukung IDAI dalam acara PIT IKA (Pertemuan Ilmiah Tahunan Ilmu Kesehatan Anak). Acara ini diselenggarakan oleh IDAI pada tanggal 7-9 Oktober 2013 di Solo, Indonesia. Terlibat dalam Penyusunan Peraturan Pemerintah — Kami terlibat secara aktif dalam penyusunan peraturan pemerintah dengan memberikan masukan dari dunia industry.

Mendukung Penerapan ASI Eksklusif

Internal Monitoring — melaksanakan internal monitoring berkelanjutan untuk memantau pelaksanaan WHO Code dan peraturan nasional (PP No. 33 tahun 2012 dan Permenkes NO. 39 tahun 2013) mengenai pemasaran susu formula. Sosialisasi Good Retailer Practices (GRP) — Untuk menciptakan kesadaran peritel dan meminimalisasi pelaggaran WHO Code dan PP no. 33 tahun 2012 di tingkat peritel, kami bekerja sama dengan APRINDO (Asosiasi Peritel Indonesia) dan BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) menyelenggarakan sosialisasi Good Retailer Practices (GRP). Sosialisasi ini dilaksanakan pada tanggal 24 Juli 2012 bertempat di Hotel Borobudur, Jakarta.

Peningkatan Kualitas, Gizi, dan Keamanan Pangan Produk

Pengembangan Standar Produk — Bersama PERSAGI, kami mendukung Kementerian Kesehatan dalam penyusunan standar Susu Anak 1-3 tahun. Kegiatan yang akan dilaksanakan selajutnya adalah penyusunan standar Susu Anak 4-9 tahun. Seminar Kualitas, Gizi, dan Keamanan Pangan — Kami tengah merencanakan kerja sama dengan ISDI (International Special Dietary Food Industries) untuk menyelenggarakan seminar menganai pengetahuan terbaru mengenai zat gizi, zat non-gizi, dan keamanan pangan untuk meningkatkan mutu produk anggota-anggota APPNIA.

Pengurangan Masalah Gizi Ibu dan Anak

Bekerja sama dengan pemerintah dan pemangku kepentingan terkait untuk mengurangi kurang gizi. Bekerja sama dengan pemerintah dan pemangku kepentingan terkait untuk mengatasi bencana alam.

Artikel Terkait